Kunjungan Menakertrans Bp. Erman Suparno ke BLKI Semarang

Posted: Desember 19, 2008 in Uncategorized

img_0229

Tanggal 17 Desember 2008 Menakertrans berkunjung di Balai Latihan Kerja Industri BLKI Semarang, Menakertrans RI Bp. Erman Suparno menyempatkan diri meninjau Workshop Kejuruan Listrik & Kejuruan-Kejuruan Lain serta Melihat Asrama & Kios 3 in 1.

Rabu, 17 Desember 2008 16:38 WIB
Pemda Dinilai Kurang Pahami Fungsi BLK
SEMARANG–MI: Menteri Tenga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Erman Suparno menyayangkan sikap pemerintah daerah (pemda) yang belum memahami fungsi strategis dari keberadaan balai latihan kerja (BLK).

Keadaan itu, mengakibatkan banyak fasilitas tersebut terbengkalai dan kurang terawat. “Padahal, BLK merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan pasar,” katanya saat kunjungan kerja di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Semarang, Jawa Tengah, Rabu (17/12).

Menurutnya, sesungguhnya jumlah lapangan kerja di negeri ini cukup besar, namun karena kompetensi yang dibutuhkan pasar tidak sesuai dengan tenaga kerja yang tersedia, maka terkesan cukup banyak pengangguran.

Ia mengatakan, di sinilah peran penting BLK yang tidak hanya meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja, namun juga berupa menghasilkan calon wiraswasta yang justru mampu menciptakan lapangan kerja.

Menurutnya, revitalisasi terhadap seluruh BLK yang telah dimulai sejak 2006 menunjukkan kemajuan yang baik. Hingga akhir tahun ini sekitar 80% dari seluruh UPTP dan UPTD BLK di Indonesia telah selesai direvitalisasi.

“Selain itu, kami juga telah membangun 18 unit BLK baru di sejumlah daerah,” katanya.

Namun, lanjutnya, dari seluruh kemajuan tersebut masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi dalam pengembangan BLK, salah satunya masalah ketersediaan anggaran.

Ia mencontohkan, terdapat BLK dengan peralatan yang sudah cukup memadai, namun jumlah peserta pelatihan masih sangat minim. Hal tersebut terjadi akibat tingginya biaya pelatihan yang harus disediakan, seperti honor instruktur serta kurikulum yang harus disiapkan.

Untuk mengatasi keterbatasan dana, lanjut dia, BLK serta pemerintah daerah harus mampu mengoptimalkan inovasi dan kreativitasnya.

“BLK dapat diubah menjadi suatu badan layanan umum (BLU) dan dikerjasamakan dengan industri yang membutuhkan sumber daya manusia,” katanya.

Hingga saat ini, lanjut Erman, terdapat tiga BLK yang telah berubah menjadi BLU dan bekerja sama dengan sejumlah industri.

Komentar
  1. kariyono mengatakan:

    …bagus sekali dengan adanya 3in1 di setiap blki memudahkan informasi pencari kerja,apalagi di tunjang dengan penyuluhan yang maksimal

  2. blkilistriksemarang mengatakan:

    Terima Kasih Pak Karyono, BLKI Semarang sekarang lagi proses Sosialisasi Kios 3 In 1 ke Dunia Industri dan sekolah -sekolah (Lewat Tim Ekspose)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s